Aku baru aja mo mejamin mata tepat jam 12 tadi malam ketika alarmku berbunyi tit tit tiiiiit dengan nyaring. Kaget denger bunyinya dan ku lihat tulisan di hape ku
‘koibito b’day’. Haru langsung menyergapku, ku ingin ucapkan selamat ulang tahun padanya, tapi ku tak sanggup. Ku tekan tombol
stop, tapi gak bisa berhenti. Aku heran, kenapa hape ku? Ku tekan tombol
snooze pun gak bisa menghentikan bunyi alarm itu. Akhirnya ku ambil jalan pintas, ku tekan tombol
switch off dan hape ku pun mati. Masih dengan perasaan yg gak jelas, kunyalakan kembali hape ku. Dan…..ternyata alarmnya bunyi lagi. Ku tekan tombol
stop dengan agak kasar, bunyinya berhenti. Selang beberapa menit setelah itu bunyi lagi. “Aaaarrggghhh…..kenapa kamu gak bisa pergi darikuuu??? Walau hanya alarm yang bertuliskan namamu ituuuu??” Aku terus berpikir bagaimana menghentikannya. Dan ketika masih nyala juga, akhirnya ku matikan hape, ku keluarkan baterainya, ku tunggu beberapa menit sebelum ku pasang kembali. Yah….hape nyala lagi dan ku mulai bernafas lega,
akhirnya…. Tapi tunggu…..tit tit tiiiiit……alarmnya nyala lagi. Huaaaaaaaa….Ada apa ini? Aku benar2 gak ngerti dan perasaan aneh pun menyerangku sedih, pilu, perih, pedih, haru, muak, kesal, kangen, sayang, sepi…..
Aku langsung menenangkan hatiku, ku pikir aku perlu berdamai dengan situasi. Perlahan ku istighfar dan kupanjatkan doa untuknya. Semoga di usianya yang mulai berkurang ini dia selalu sehat, makin dekat dg-Nya, selalu menjaga diri, dan segala yg terbaik bagi dirinya. Tak terasa air mata yang sedari tadi ku tahan, akhirnya runtuh juga….
Maafkanku tak ucapkan apa2 padamu, hanya hatiku yang mampu berucap tanjoubi omedetou gozaimasu, ai…. Tapi doaku insya Allah akan selalu ada untukmu. Maafkan juga dengan sikap kaku ku jika kita nanti bertemu di depan keluarga. Maafkan aku yang belum bisa becanda dan tertawa denganmu lagi. Aku pun sesungguhnya kesal dengan ketidakmampuanku bersikap cair didepanmu bahkan ketika kamu menyapaku. Maafkan aku yang berbeda dengan waktu terakhir kali kita membahas ini yang masih tersenyum dan becanda denganmu, tanpa setitikpun air mata menetes, tapi sekarang aku gak bisa. Aku gak yakin air bening itu akan tetap di tempatnya jika aku bicara denganmu. Aku tak ingin kamu melihat itu. Maafkan aku dengan diamku ini. Maafkan aku dengan keterbatasan ini. Mungkin seiring berjalannya waktu kita bisa mengikhlaskan ini.
Beringsut ke arah lemari, ku ambil bajunya yang pernah diberi padaku, ku pegang terus sepanjang malam untuk menenangkan hatiku dan meredam air bening di kelopak mataku sampai ku terlelap….
_____setelahnyaalarmhapegaknyala2lagibener2aneh_____
PS: Ai…sbnrnya aq ga mo ktm km smpai aq bnar2 bs ubah settingan km dihatiku dr ‘koibito’ jd ‘o totosan’. Tp knp sll ada event yg ga mgk dihindari yg mbuat kt hrs btmu, tmsk nnt mlm? So, that's why kimi no koto bakkari kangaeteta…oowh…baka…baka..bakaaaaaa……*sigh*