Tuesday, June 30, 2009

Dialah Umar “Al-Faruq”, Sang Lelaki Sejati

http://azzamdf.multiply.com/journal/item/220/220
Temans, seperti apa sih lelaki sejati itu? Apakah yang kuat dan tegas? Ataukah lemah lembut dan penuh kasih sayang? Apa mungkin juga kombinasi dari keduanya? Silakeun baca repost ini yang saya ambil dari MP-nya Sdr. Dani Azzam **thnx mas ;)

Secuil tulisan ini tidaklah cukup untuk melukiskan sosok besar seorang sahabat mulia seperti Umar “Al-Faruq” Radiyallahanhu.

Tahukah kalian, Rasul SAW pernah berdoa kepada Allah untuk menguatkan Islam dengan salah satu dari dua orang : Abu Jahal atau Umar bin Khatab. Dengan ijin Allah, Umarlah yang terpilih. Dibalik sifatnya yang kasar dan keras, hidupnya yang tenggelam dalam kejahiliahan, perasaan bencinya dan niatannya yang ingin membunuh Nabi, ALLAH memilih Umar dan menunjukan hati Umar ketika ayat Qur’an dibacakan.

Tahukah kalian, Rosul SAW pernah menjelaskan bahwa “Allah meletakan kebenaran di lidah dan hati Umar”. Dia adalah sahabat nabi yang keras dan tegas terhadap orang kafir dan kemungkaran, namun lembut hati kepada orang-orang yang beriman. Karenanya ia dijuluki “Al-Faruq”, yang tegas membedakan yang hak dan yang batil. Syaitan pun menyingkir, tidak berani berada di jalan yang akan dilalui Umar.

Tahukah kalian, dibalik keperkasaan seorang Umar, terdapat dua garis hitam di wajahnya karena banyak menangis. Umar yang kuat kerap menangis saat membaca Qur’an, Umar merasa lemah dihadapan Robbnya. Seorang Umar juga luluh hatinya dan menangis karena rengekan anak kecil yang lapar. Bahkan, Umar yang pemberani ini lemas mendengar wafatnya Rasul SAW dan gemetar ketika sahabat Abu Bakar RA mengingatkannya tentang kedudukan Nabi.

Tahukan kalian, dibalik kebernanian Umar di medan perang menghadapi musuh-musuh Allah SWT dan Rasul-Nya, ia adalah sosok seorang suami penyabar. Umar memilih diam saat Istrinya mencereweti dan mengomeli karena suatu perkara. Sahabat yang dijamin masuk Surga Allah itu berlapang hati dan ridha karena melihat jasa-jasa istrinya yang begitu besar melahirkan anak-anaknya dan mengurus Umar dan anak-anak tanpa kenal lelah.

Tahukah kalian, Rosul SAW pernah berkata, “Jikalau benar ada nabi yang akan datang setelah aku, orang itu adalah Umar “. Namun, Umar tidak pernah merasa mulia, dengan segala kerendahan hatinya ketika ia akan dibai’at Abu Bakar sebagai amirul mu’minin , ia berkata, “Andai leherku terjulur di bawah pedang, lantas pedang itu menebasnya sampai putus di jalan Allah adalah lebih baik daripada aku memerintah umat Islam, yang didalamnya ada Abu Bakar”.


Semoga Allah meridhoi para sahabat nabi semuanya…..

Wallahua’lam

Monday, June 29, 2009

...inikah rasanya?

Hening~Gelap~Menangkap bayangan...

Seorang lelaki menatap teduh ke dalam dua bola mataku dari kejauhan.  Dialah lelaki istimewa dengan segala atribut dan stempel baik yang melekat erat didirinya.  Siapapun disekelilingku yang mengenalnya menyokong agar terjadi pertautan antara kami.  Berada dalam satu instansi yang sama dan dipisahkan oleh dua benua membuat sokongan itu jadi tak berarti apa-apa bagiku yang hanya tersenyum menanggapi.  Dia yang terkenal pemalu juga hanya berani mampir, senyum menunduk, tanpa berani berkata-kata apalagi menatap.  Ah, mengapa semalam dia menatap begitu dalam? Kenapa atribut-atribut yang didengung-dengungkan itu jadi berputar-putar di depan mataku? Kenapa aku seperti menyambut tatapan matanya dengan cara yang sama? Kenapa aku berjalan mendekat ke arahnya yang diseberang sana?

Perlahan namun pasti hatiku mulai merebus segenap rasa sayang hingga mendidih dan tumpah ruah dengan sedikit taburan haru.  Aku merasa benar-benar bahagia dan bersyukur mengenal dia.  Dia yang tiba-tiba hadir dan memberi warna baru dalam hidupku.  Dia yang terkadang membuat aku merasa sedang bercermin melihat pantulan diriku didirinya dalam beberapa kasus.  Dia yang teramat spesial dihati, dia yang tak terniatkan untuk digantikan, dia yang melebihi semua cerita yang kudengar di atas.  Ya...dia bukanlah orang yang sama dengan yang kuceritakan tadi.  Dialah seseorang yang membuat orang istimewa itu terlihat biasa seketika.  Dan akupun segera berbalik meninggalkan tatapan yang dalam itu dan tersenyum bahagia karena lepas dari 'jeratannya'.

Riuh~Terang~Masih dipembaringan yang sama... ;)

::Bahkan...mimpi pun ternyata tak mampu menyisakan celah dihatiku untuk yang lain ^_^V

Thursday, June 25, 2009

::jalan teruss...


baru liat yang kaya ginian..norak ya aku hahah

~Cerita dibalik perjalanan ke cabang 2 hari yang lalu~

Makan siangnya sama-sama di RM. Sunda, bedanya di hari pertama makan siang di Bakul Tukul Kelapa Gading, sedangkan hari kedua di Gumati Cafe Bogor. Hari pertama makan bertiga, aku, managerku dan supir dengan pesanan berupa ayam bakar, cumi bakar, ayam goreng, tempe, pepes tahu, sambel, lalapan, air mineral gak dingin (dipastikan ini pesenanku heheh), teh, nasi putih, nasi uduk dengan total tagihan 58 ribu..hah? sempet melototin lembar tagihan buat mastiin..Wah, ternyata lumayan murah, diluar perkiraan kami. Beda dengan hari kedua, peserta hanya dua orang -aku dan supir- memesan nasi putih, empal, babat, teri kacang, lalapan, sambel, capcay, teh, tempe dan bakwan dengan tagihan 123 ribu. Ga salah tuh tema RM. Bakul Tukul, rasa sebakul, harga gak mukul hehhehe.... Oya, untuk aktifitas makan-makan gak sempet foto-foto karena lapar mengalahkan keinginan untuk bernarsis ria hahahah...

Perjalanan menarik berikutnya ke UI Depok. Setelah urusan di sana selesai, aku yang kangen udah lama gak ke kampus cantik nan teduh ini berencana mau mengelilingi kampus satu putaran tapi akhirnya nyangkut di shelter to shelter bike in campus. Awalnya ngeliat banyak yang pake sepeda.. trus ngeliat lho kok banyak sepeda yang digantung-gantung gitu ya? Dan pandangan berhenti di shelter depan kampus Psikologi. Waaaaahh...aku langsung berhenti, takjub, moto-motoin sepeda dan mahasiswa yang kebetulan lagi registrasi di sana untuk minjem sepeda tapi tetap ngeh waktu aku foto dan langsung bergaya hahahah...Memang sayang melewatkan kamera tanpa menatapnya dengan tersenyum. Dan tak lupa aku minjem sepedanya buat muter-muter.

Asyik ya..shelternya ada di setiap fakultas dan titik-titik penting lainnya. Mahasiswa dapat menggunakan sepeda hanya dengan menunjukkan kartu mahasiswa yang masih berlaku. Sepeda jadi alternatif yang keren, karena gak harus nungguin bis kuning kampus yang gak setiap saat jalan. Sepedanya warna kuning, keluaran polygon seri bike to work dan ditambahkan dengan lambang makara UI dan tulisan Universitas Indonesia. Uugh..pengen beli, karena katanya dijual di kampus, tapi gak sempat nanya-nanya banyak karena harus segera balik ke kantor **masuk list barang incaran hahahha...

Menurut keterangan petugas jaganya, fasilitas ini sudah dibangun sejak satu tahun belakangan. Untung dulu waktu aku masih disana belum ada ya. Kalo ada bisa-bisa kerjaanku maen sepeda melulu sambil bawa nasi padang kotakan di boncengan belakang untuk dijual ke fakultas-fakultas lain hahaha...tentunya tak lupa sekalian dengan karupuak sanjai balado, karak kaliang, dan gulo-gulo tareh... heheh...

Hebaat deh...beruntunglah kalian adik-adikku, semoga fasilitas tersebut semakin menunjang kegiatan belajar mengajar, makin berprestasi yaaa...yuuuk..



Wednesday, June 17, 2009

Capek dapat ngapusin dosa?

Dari beberapa referensi yang kubaca, bekerja sungguh-sungguh dapat menghapus dosa-dosa yang bahkan tidak dapat dihapus oleh pahala shaum dan shalat.  Begitupun saat merasakan kelelahan sehabis bekerja seperti tertuang dalam hadist ini: “Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan dari upaya keterampilan kedua tanggannya pada siang hari, maka pada malam itu ia diampuni (HR. Ahmad).” Sughoii ne?

Tadi malam pulang kerja sampai di rumah sekitar jam 9, hohoho tentunya lengkap dengan hadiah teguran karena pulangnya kemalaman. ”Pulang malam sendirian gak baik juga buat cewek, ya?”.  Iya kakaaaaaaaaaakk... Namun berhubung aku tinggal dekat kantor, dalam pikiranku aku harus-kudu-wajib-gakbolehnawar2 untuk menyelesaikan segera pendingan2 ini, makanya aku usahakan banget harus sampai tuntas malam itu juga, biar ga ada utang kerjaan lagi hihihi. Bersyukur ada Mr. Z, si anak baru yang membantu mewujudkannya. Arigatou.. watashi no himitsu no tomodachi hiihihi....

Sampai di rumah, langsung rebahan di kasur dan ternyata apa sodara2? Ya...sukses terkapar dengan posisi horizontal (kaki sampai ke bawah) plus pake baju kerja lengkap dengan kerudung hahha..  Untungnya terbangun sekitar jam 11, kalo gak mungkin Isya nya bablas huhuhu... Jangan sampai terjadi deh. Aku tiba-tiba langsung teringat akan hadist di atas, yang selama ini kupahami ditujukan untuk seorang bapak yang bekerja untuk mencari nafkah buat keluarganya.  Apakah itu termasuk terhadap seorang perempuan bekerja yang single dan tidak untuk menafkahi keluarga sepertiku? Semoga itu juga berlaku.  Amiin... ^_^
 

Lagi belajar berdamai dengan kemangi, karena katanya bisa bikin seneng si pujaan hati hiihihi....

Monday, June 15, 2009

Berkhalwat ketika terbitnya matahari ^_^

Bismillaah..

Temans…. Hatiku mengharu biru lagi tiap kali mengucapkan untaian doa yang teramat cantik selesai Dhuha. Coba deh kita hayati kata per katanya:
"Ya Allah, bahwasanya waktu Dhuha itu adalah waktu Dhuha-Mu, kecantikan ialah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, dan perlindungan itu, perlindungan-Mu". "Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi , keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh".

Selalu ada aliran hangat membelah pipi hingga membasahi mukenaku ketika melafalkan doanya dalam bahasa Arab yang terdengar semakin indah jika diucapkan. Mungkin karena merasa begitu banyak dosa yang diperbuat tapi begitu banyak juga permintaan pada-Nya huhuuh…Jadi malu.  Ampuni kami ya Rabb..

Dan seperti biasa keluar dari musholla kami yang cantik dan nyaman ini dan jika berpapasan dengan teman2ku, aku akan mendapatkan pertanyaan standar: “Kenapa mata lo bengkak Mel? Pasti ada KDRT lagi ya semalam?” jiahaha….dasar teman-teman gelo.  Aku jawab, bukan sih masih terbayang-bayang sedihnya pengorbanan cinta Raju & Puja di pelem India semalem heheheh….

Oya, yuk kita cari tau apa aja sih keutamaan sholat Dhuha yang merupakan suatu gerbang pembuka pintu rezeki bagi kita ini?  Ya ya ya tentunya rezeki tidak hanya terbatas kepada materi saja, namun lebih dari itu juga rezeki untuk kesehatan, jodoh *ahoy* dan segala kebaikan dunia serta mencapai puncaknya berupa kenikmatan syurga di akhirat kelak.

Ow…ternyata DAHSYAT teman, bukan INBOX *mulai ngaco nih*, hehhe…Ehem..ehem..serius nih sekarang, luar biasa fadhillahnya temans.  Ternyata kita harus mensucikan seluruh anggota tubuh kita yang padanya ada hak untuk dikeluarkan shadaqah.  Bahkan setiap persendian kita ada shadaqahnya yang wajib kita bayarkan sebagaimana sabda Rasulullah SAW seperti terurai dalam hadist berikut:
“Setiap pagi setiap persendian salah seorang diantara kalian harus (membayar) sadhaqah; maka setiap tasbih adalah sadhaqah, setiap tahmid adalah sadhaqah, setiap tahlil adalah sadhaqah, setiap takbir adalah sadhaqah, amar ma’ruf adalah sadhaqah, mencegah kemungkaran adalah sadhaqah, tetapi dua raka’at dhuha sudah mencukupi semua hal tersebut” (HR Muslim).

It’s so cool, rite? So, kalo kita belum membayarkan shadaqah tersebut atau belum menunaikan sholat Dhuha sebagai gantinya, berarti jiwa kita masih tergadai donk? Oh no…Nah, coba liat yang ini: "Siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan." (H.R Turmudzi).  Subhanallah..Keren ya..

So, temans yang kucintai.  Aku menulis ini *semoga terbebas dari rasa riya*, maksudnya adalah untuk mengingatkan diriku sendiri dan kita semua yang pada jam-jam dhuha (sekitar jam 7 hingga jam 11) yang memiliki intensitas pekerjaan yang tinggi untuk menyisihkan waktu melakukan minimal 2 rakaat dan maksimal 8 rakaat untuk sholat dhuha.  Dijamin hati tenang seharian hehe.. Pengen donk kita mendapatkan nikmat ini dari-Nya yang tidak akan mengingkari janji :
"Sesungguhnya di dalam syurga, ada pintu yang dinamakan pintu DHUHA, maka ketika datang hari kiamat memanggillah (yang memanggil Allah), dimanakah orang yang selalu mengerjakan sembahyang atas Ku dengan sembahyang DHUHA? inilah pintu kamu, maka masuklah kamu ke dalam syurga dengan rahmat Allah". (Riwayat Thabrani dari Abu Hurairah).

Baiklah…sekian celotehan saya temans.  Yuk, mulai sekarang kita jadikan sholat Dhuha sebagai kebutuhan kita agar kita sama2 tergabung dalam antrian menuju pintu Dhuha di hari akhir nanti amiin.  Siiip.... Mohon masukannya jika masih banyak yang kurang ya, saya siap untuk belajar...

Jazakumullaahu khairan katsiyran ^_^ 

bukan tak mau, tapi....

Untuk sahabatku yang udah gak tahan "memuntahkan" kata2 cinta, sayang, ai, luv.. whatever lah yang menyerupainya kepada sang-pemberi-cincin-berukir aw..aw...aw...

Setiap orang memiliki keunikannya sendiri untuk mengungkapkan perasaannya, Sis. *uhuy*.  Kamu udah terbiasa mendengarkan pujian2 dan sapaan2 yang akhirnya terasa membosankan bukan? Nah...sekarang kamu ketemu dengan seseorang yang minim kata2 itu dan kamu malah jadi merindukannya hahahha... Sabar ya, yang penting dihatinya karena dia telah menetapkan kamu untuk menjadi pendamping hidupnya yang insya Allah sebentar lagi aku tidak bisa lagi bobo bareng kamu huhuhuhu... 

Coba baca lirik lagu bang Iwan-ku ini judulnya Yakinlah, yang mungkin saja menggambarkan apa yang dipikirkannya heueuheuhe....Let's cekidot..

Nyanyikanlah lagu indah hanyalah untukku
Waktu temaram datang ketuk hati
Tolong kau dendangkan
Usaplah nurani
Agar tak kelam

Sekali lagi kuminta coba kau nyanyikan
Semoga dapat kurasa ikhlasmu
Pasti kan kudengar
Pasti kuresapi
Kasih yakinlah

Bukan ku tak mau mengalunkan laguku
Ku takut menyakiti telingamu
Bukan aku enggan memainkan gitarku
Sebab cinta bukan hanya nada

Kalau kita saling percaya
Tak perlu nada tak perlu irama
Berjalanlah hanya dengan diam
Melangkahlah hanya dengan diam

Hmm...cinta bukan hanya nada, boleh kita samakan dengan cinta bukan hanya kata2 penuh sapaan2 indah itu kan? Tenang aja...ada waktunya nanti, dia akan mengucapkan itu setiap hari buat kamu *nelfon mas F ngancam awas kalo gak hahah*. 

Oke Sis? Cheer up ^_^
I luv u Ika sayang... apakah itu cukup membuatmu tenang untuk sementara ;)

Sunday, June 14, 2009

120 detik...

Berikan aku waktu sesaat hanya untuk diizinkan memandangnya.  Mengagumi keindahan ciptaan-Nya yang ada dihadapanku. Merasakan ada sebentuk aliran bahagia ikut terpompa dalam laju darahku menuju jantung.  Merasakan hangatnya air bening dikelopak mataku yang ikut bertasbih memuja-Nya atas kreasi-Nya.  Menyuruhku berhenti sama artinya dengan menyentakkan rangkaian mutiara yang sedang kusandingkan dalam sehelai benang hingga terserak.  Juga sama dampaknya dengan melarang kebebasanku menghirup oksigen ditengah asap tebal dari cerobong knalpot Kopaja.  Bahkan pelukan seorang kekasih bak tergambar dalam roman percintaan pun tidak dapat menggantikan sensasinya.  Biarkan saja aku mensyukuri 120 detik kenikmatan ini tanpa interupsi yang belum tentu akan kutemukan di tempat lain...

Friday, June 12, 2009

e.c.s.t.a.s.y

Bener2 puas dan menggairahkan.. Nah loh, apaan tuh? Ini hanya masalah bekerja dengan kecepatan tinggi teman.  Aku sangat senang, suka, hidup, merasa wah, dan adrenalinku terpompa dg cihuy-nya klo aku bekerja atau berkegiatan yang membutuhkan kecepatan.  Seperti pekerjaan yang semua-orang-bisa-lakukan yang aku lakukan beberapa menit yang lalu, dimana aku menarik data dari sistem dan langsung menuju produknya, memilah produknya per kategori dengan membongkar diantara tumpukan2 itu, mencari dokumen pendukung dan memfotokopinya di belakang, dibungkus rapi siap dibawa ke Bandung.  Semua dilakukan dengan berlari-lari karena jaraknya yang cukup jauh + alarm dari komandan.."Saya hanya punya waktu 5 menit lagi Mel". Langsung dijawab: Oke boss..insya Allah beresss sebelum menit ke-5...*dengan nyengir2 bahagia*  Ahooyy..aku suka sekali dengan instruksi itu karena aku menikmati keadaan terjepit seperti ini.  Gak tau kenapa.  Aku suka dengan hal-hal yang bikin seluruh anggota tubuhku terlibat dalam sebuah kegiatan.    

Jadi ingat jaman2 masih aktif di kegiatan pramuka dulu.  Aku paling suka kegiatan halang rintang, semua wahana itu akan aku lewati dengan suka cita.  Merayap di tanah termasuk versi terbalik pake punggung, panjat tebing2an hahha, lompat pake tali seperti difilm tarzan, merayap di atas tali dari pohon ke pohon, lari sprint, nyeberangin sungai yang cukup deras, pokoknya semua yang disuguhkan panitia deh.  Udah gitu selalu diselingi dengan cekikikan2 dan celetukan2 untuk menyemangati teman2 yang lain dalam tim solid kami itu.  Yah, jd penggembira plus penyemangat deh. *miss that moment my friend huhu*.

Oya, mo cabcus dulu nih. Mo nonton KCB heheh... Bubye