Memenuhi janjiku beberapa hari yang lalu ;)
Sempat menyesal gak bawa laptop karena gak bisa update langsung dari TKP. Semoga kronologisnya masih tepat, maklum disana jadi lupa waktu dan semua memori terasa tumpang tindih :D
Peserta trip dadakan ini berjumlah lima orang: Nela dan Mila berangkat dari Pekanbaru ke Jakarta untuk kemudian bareng Pepenk ke Jogja menggunakan Air Asia gratisaaaan *cuiih puuih…iri banget gw. Dona berangkat sendiri dari Bandung menggunakan kereta api *ini gak bikin iri hihihih…Aku berangkat sendiri dari Jakarta menggunakan Batavia Air dan sempat menggemukkan badan dulu di Executive Lounge *ini bikin mereka iri hihihi, dan berhasil berkumpul di Jogja hanya selisih beberapa jam dengan keempat cewek centil diatas. Setelah lengkap kelimanya, bergegas menaiki Avanza rentalan untuk makan malam di Ayam Goreng Bu Santi. Sejujurnya rasanya sih biasa aja, tapi pedesnya mampu membuat cacingku meronta. Selesai makan, bergerak ke arah UGM dan Tugu dekat stasiun Tugu untuk foto-foto. Wah..di tugu itu rame banget, banyak ABG, setelah kami pulang dari keliling-keliling tengah malam aja masih rame banget yang foto2 dengan gaya standar ABG (bibir monyong atau bibir dipelintir kaya' Donald Duck ;P). Malam itu kami menginap di Hotel Jayakarta, gratisan juga karena dibayarin ama bos sekaligus Penky no Koibito hohohoo…
Hari kedua kami pindah ke Wisma MM UGM, lebih murah dan asoy geboy. Jika di Hotel Jayakarta, kami masuk mengendap-endap dan terpisah karena takut kepergok satu kamar diisi oleh lima orang, namun untuk di Wisma MM UGM, kami bersikap santai seolah-olah kami mahasiswi yang ngekost di sana. FYI, banyak bule cakep dan mmmhh...menggoda karena terkesan pintar dengan buku tebal dan laptop dihadapannya hhehe...
Selanjutnya jalan ke Borobudur bersama Nela sang supir Medan yang beraksi dengan lincahnya namun tidak ikut ke atas candi karena takut kecapekan sementara pulang harus nyetir lagi. Jadilah si ibu satu ini tidur lelap di atas mobil menunggu kami berempat yang semakin brutal tingkat kenarsisannya untuk berfoto-foto. Foto yang diaplot kali ini hanya sebagian keciiiil dari foto yang ada eheheheh….
Sepulangnya dari sana kami menuju Alun-Alun Selatan untuk mengetes berjalan sambil menutup mata ke arah pohon beringin besar yang ada disana. Kami gak tau persis apa mitosnya, yang pasti katanya jika berhasil berjalan lurus diantara dua beringin tersebut, maka keinginannya terkabul, dan orangnya berpikiran "lurus". Dan kami menambahkan kesimpulan baru seenak udel, jika miring ke kiri berarti pikirannya ke kiri mulu alias piktor dan jika ke kanan berarti pikiran anak baik-baik hehehhe…Dan hasilnya adalah, kategori PIKTOR dimenangkan oleh Penky hihiii…. Karena penasaran tentang mitosnya kami bertanya ke mas-mas yang menyewakan kain penutup mata yang wangi seperti abis dilaundry itu. Ternyata jawabannya sangat rasional, tentang konsentrasi, jika kita mampu berkonsentrasi maka bisa lurus. Tapi mengharapkan aku akan konsentrasi dalam keadaan gelap gulita dan jalan menuju beringin gede gitu? Oh it’s a big useless...mendingan aku disuruh merayap di atas tali deh. Aku takut gelap, karena khayalanku yang terlalu tinggi dengan bunyi-bunyian dan penampakan yang bisa muncul. Hal ini disebabkan film-film horor laknat itu yang dengan maupun tanpa sengaja pernah aku tonton dulu, klo sekarang dijamin gak akan ditonton lagi deh hehhe..Oya, jawaban mas-mas yang sangat rasional itu membuat kami kecewa, karena walaupun takut jika mendengar jawaban-jawaban berbau mistik, tapi kami penasaran dan menanti-nanti hahahha...dasaaaaaaaarrrrrrr.....
Hari ketiga adalah harinya shopping. Ah...ini terlalu panjang untuk diceritakan, yang jelas kami tidak melewatkan Malioboro dan Beringharjo. Sempat terjadi kehebohan di Beringharjo, teriakan-teriakan “Millleeeer..milleeerrr”, kirain siapa yang ileran meler2 ternyata setelah celingak-celinguk ada sekumpulan kru film dan didepannya cowok yang dipanggil Meler itu jalan dengan kepala mendongak, disusul cewek yang aku gak tau namanya. Belakangan tau pas paginya liat di inpotemen, si cewek bernama Yasmin. Ah sudahlah, kembali ke perjalanan belanja-belanji, bahkan saking antusiasnya kami belanja terpisah-pisah, sibuk dengan incaran barang masing-masing :D Oya, kami juga sempat makan di Pondok Cabe, wuiiizzz enyaaaak…dan muraaaaaaaahh….nasi bakarnya mantabb, empalnya empuk, sambel tempenye pedess, strawberry juicenya bikin pengen nambah, kapan kita kesana lagi temans? *ngecesss
Hari keempat, pagi-pagi sekali ketiga cewek-tiket-gratisan sudah buru-buru mandi untuk berangkat ke Jakarta dengan penerbangan pukul 8 pagi setelah semalaman begadang. Aku tinggal berdua dengan Dona yang jam 9 akan berangkat ke Bandung menggunakan kereta api, sementara jadwal penerbanganku jam 11.40, wah…tinggallah kusendiri huhuhu…Eh, ternyata tak dinyana sodara-sodara penerbangan cewek-tiket-gratisan tersebut delay hingga jam 12.45 heheheh…kacian deh looo…mereka pulang lagi ke Hotel dan berangkat ke Bandara pukul 10 bareng aku, malah jadinya aku yang duluan berangkat ke Jakarta dengan Lion Air jadwal penerbangan pukul 11.40 yang delay sejam *huh...kebiasaan airlines kita
Tak terasa empat hari berlalu dengan sangat cepat, sebenarnya cuma 2 hari yang bener-bener bisa dioptimalkan, tapi setidaknya sudah membuat kami bahagia, bisa bebas dari rutinitas pekerjaan, bangga mengirim SMS ke teman yang sedang bekerja sedangkan kami cuti hihihi, bisa mempererat persaudaraan dan menambah teman baru, bisa membawa oleh-oleh aneka produk batik untuk teman dan saudara di kampuang nan jauah di mato hohoo... Mari kita batik-kan mereka :))
Owh...senangnyaaaaaaaaa....See you on the next impromptu trip pals ^_^
PS:
Temans, ngaplot poto2 ini sungguh melelahkan, harus sabar meresize foto untuk memperkecil resolusi, mengaplot max tiga foto saja biar cepat dan tidak terputus koneksinya di tengah jalan.
borobudur keren juga ya entry gatenya
ReplyDeletenah ini beda terbesar rombongan cowo dan rombongan cewe jika travelling, adalah volume belanjaan :-)
ReplyDeleteInget waktu studek gk? Gw msh pny poto qt rame2 d borobudur. Muka msh culun.. Haha..
ReplyDeletepastinyaaa....ditambah karena ada yang dikiri bawah itu tuuuh ;)
ReplyDeletepastinyaaa....ditambah karena ada yang dikiri bawah itu tuuuh ;)
ReplyDeletehahahhah...betuuul mas....klo cewek yang jalan butuh modal banyak....klo cowok paling akomodasi, transport dan makan.... Klo cewek 3/4 nya adalah belanja/i hihihihi.....tp belanja itu biasanya bukan buat diri sendiri, melainkan buat orang2 tersayang ;)
ReplyDeletehahhaha...iya..foto gw yg ditangga itu karena kangen dg posisi foto2 di studek dulu vi...msh nyimpan kan lo foto yang rame segambreng ditangga gitu?...sayang dulu blm berjilbab, jd gak bisa dipajang deh foto narsis-culun-ngangenin kita baheula hahahha.....
ReplyDeletecapeeey deee
ReplyDelete:-P
jadi, siapa itu yg "disayang"
ReplyDeletejangan bilang pepeng ye
wakakakkakka...
ReplyDeletegak etis ah kalo ngasih tau jurnalis handal, nanti disangka meragukan keahliannya mencari berita lagi hihihihih..... :P
ReplyDeletepepenk mah jelas disayang walaupun pengen ditendang juga dalam waktu bersamaan hahhaha....
ga sekalian di tawar jd seribu? hehehe keterlaluan ya.. :p
ReplyDeletekyanya tas baru tuh ;))
ReplyDeletekayanya tas baru tuh ;))
ReplyDeletewah baru tau ada muslim square di yogya.. nge-borong dong mel?
ReplyDeleteini pepeng bukan? iih kok ee sembarangan hihihiihi...
ReplyDeletehahhhaa....boleh...tp disuruh mijitin abangnya....mau? :P
ReplyDeletegak..itu dia bawa dari jakarta :D
ReplyDeleteheheh...beli daleman jilbab..soalnya yg favorit gw cuma yang item ini nih (yg lagi dipake sekarang)...cuci-kering-pakai....tp yg baru beli disana agak licin sih :) trus baju2nya tdk seperti bayangan kita...standar aja sih menurut gw hehhe...
ReplyDeletekan emang udah biasa ka....yg di kursi rotan kemarin itu emang apa klo bukan "itu"? wkwkkwkwk....
ReplyDeleteiyah.. seindah yang moto.........
ReplyDelete:p
agiahh taruihh! :p
ReplyDeletewah! ini lebih "PIKTOR" lagi si adek..
ReplyDeleteklo di bawa ke deked pu-un beringin dirasa akan segera hadap kiri "grak!" :P
aihh aihhh ;)
ReplyDeletebegitu juga teman yang moto......bungkuuuuussss.....
ReplyDeleteborong sekalian ama mba2, mas2 yang jualan berikut tukang becak sekitar...
ReplyDeletewakakakka.....gak hanya itu, sekalian manjat puun nya heheheh....
ReplyDeletesi nyai
ReplyDelete