Tetaplah hangatkanku disini...
Hingga kata-kata tak lagi berirama.
Saat bibir mengatup gugup.
Hingga kata-kata tak lagi berirama.
Saat bibir mengatup gugup.
Saat hanya amalan yang mampu bersuara.
Ketika jiwa-jiwa ini kembali diraup.
Tetaplah temaniku disini...
Puisinya kok macam tergantung ya ... belum habis ?
ReplyDeleteMemang cuma itu pak, udah khatam kok :D
ReplyDelete